Home

Viewing Archive for August, 2008

Sulung, Tengah atau Bungsu ???

Ternyata urutan kelahiran ternyata juga bisa mempengaruhi sifat seseorang. Sekarang, supaya tahu cocok atau nggaknya kita sama pacar, gimana kalau kita lihat tabel kecocokan berdasarkan urutan lahir di bawah ini?


SULUNG VS SULUNG

Plus: Sifatnya yang sama-sama mandiri bikin pasangan ini nggak saling tergantung satu sama lain.

Minus: Karena sama-sama dominan, nggak heran kalau konflik akan sering muncul karena nggak ada yang mau mengalah.

SULUNG VS TENGAH

Plus: Yang satu punya watak dominan dan keras, yang satunya suka mengalah dan fleksibel. Wah, klop banget nih!

Plus: Sifat si tengah yang cenderung labil bisa agak berkurang dengan bantuan dari si sulung yang jago membuat keputusan.

Minus: Si tengah jadi punya ketergantungan terhadap pasangannya. Karena, selama ini terlalu mengandalkan si sulung dalam banyak hal.

Minus: Kecocokan tadi bisa juga jadi bumerang kalau si sulung terus-terusan mendominasi pasangannya. Soalnya, yang namanya kesabaran kan ada batasnya juga.

SULUNG VS BUNGSU


Plus: Pasangan ini berpotensi jadi pasangan yang cocok. Soalnya, karakter bungsu yang manja butuh karakter anak sulung yang dewasa.

Plus: Sifat anak sulung yang bertanggung jawab, bisa jadi “penjaga” yang baik untuk pacarnya yang anak bungsu.

Minus: Kalau sifat manja si bungsu terlalu berlebihan, lama-kelamaan si sulung bakal gerah juga, mengingat si sulung punya kecenderungan untuk jadi egois.

Minus: Kalau dua-duanya lagi emosi, bisa-bisa saling mengumbar keegoisan, dan nggak ada yang mau mengalah!

TENGAH VS TENGAH


Plus: Dua-duanya sama-sama cinta damai dan juga fleksibel. Konflik yang kadarnya nggak penting jadi gampang dihindari.

Minus: Susah bikin keputusan yang menyangkut kepentingan berdua. Soalnya, keduanya sama-sama labil dan plin-plan, sih.

TENGAH VS BUNGSU

Plus: Sifat si tengah yang pengalah, bisa klop dengan si bungsu yang cenderung egois.

Plus: Si tengah yang kurang kasih sayang bisa dapat tambahan kasih sayang, nih dari pacarnya yang anak bungsu.

Minus: Si tengah kurang bisa diandalkan oleh si bungsu untuk hal-hal yang sifatnya butuh ketegasan. Padahal, biasanya si anak bungsu masih butuh bimbingan.

Minus: Bakalan banyak waktu si tengah yang tersita untuk memanjakan pacarnya yang anak bungsu. Padahal, kegiatannya kan nggak cuma pacaran saja.

BUNGSU VS BUNGSU

Plus: Wah, bisa jadi pasangan paling romantis, lho! Soalnya, dua-duanya sama-sama penyayang.

Minus: Potensi berantem karena nggak mau mengalah besar banget, nih! Apalagi, keduanya sama-sama emosional juga

(dikutip:majalah remaja dua mingguan)

Pemilihan Bupati Bogor, Pasangan Rahman Unggul Sementara

Minggu, 24 Agustus 2008 | 20:45 WIB

TEMPO Interaktif, Bogor: Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor, H. Rachmat Yasin dan H. Karyawan Fathurrachman (Rahman) unggul sementara dengan perolehan 45.100 suara hingga Minggu (24/8) malam.

Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Bogor menyatakan, sampai pukul 19.00 WIB jumlah suara yang masuk sekitar 10 persen dari total jumlah 2.791.658 pemilih di 40 kecamatan.

Pasangan Rahman didukung koalisi PPP dan PDI Perjuangan memperoleh 44.632 suara (28,2 persen), disusul Pasangan Fitri Putra Nugraha–Nungki, Endang Kosasih (NUSAE) yang dukung Partai Golkar memperoleh 38.707 suara (24,2 persen).

Urutan ketiga di duduki pasangan Maman Daning dan Muhammad Nurdin (AnNur) dari calon perseorangan, mendapatkan 33.831 suara (21,15 persen). Urutan keempat, pasangan H. Soemandjaja Rukmandis dan Ace Supeli (SAE) mendapat 19.682 (12.31 persen) dan pasangan H. Iyus Djuher dan Muhammad Rusdi (Djurus) didukung Partai Demokrat dan gabungan partai lain hanya memperoleh 22.622 (14.14 persen).

Perhitungan ini tidak jauh berbeda dengan perhitungan cepat (Quick Count) Lembaga Penyiaran Publik RRI Bogor. Dari perhitungan cepat yang diperoleh sampai dengan pukul 18.00 wib, lembaga ini mencatat persentasenya saja dari informasi 200 ribu respondennya.

Pasangan Rahman mendapat 28.20 persen. Kedua NUSAE mendapat 24.10 persen. Urutan ketiga AnNur mendapat 21,15 persen, keempat ditempatioleh Djurus mendapat 14,14 persen dan terakhir pasangan SAE hanya mendapat 12,30 persen.

“Padahal diawal pasangan SAE sempat menduduki urutan pertama, tetapi setelah sebanyak 200 ribu responden masuk, SAE malah menempati ururat terakhir dari perhitungan suara,” kata Kepala Seksi Pemberitaan RRI Bogor, H. Azwar.

DEFFAN PURNAMA

@Copyright Make Money From Internet, All Rights Reserved
Designed by: Cara Buat Web
Programmer : Safety Shoes : Make Money