Category: hp

  • Xperia X8 – Ponsel Android di Bawah Rp2 Juta

    Xperia X8 – Ponsel Android di Bawah Rp2 Juta. Terus memperluas penetrasi Android di Tanah Air, Sony Ericsson baru-baru ini menambah jajaran ponselnya yang berbasis Android. Berbeda dengan Xperia X10 atau X10 mini, kali ini smartphone yang didatangkan lebih terjangkau dari sisi harga.

    Produk itu adalah Xperia X8. Untuk sebuah ponsel Android, produk tersebut cukup terjangkau dengan banderol harga di bawah Rp2 juta, atau tepatnya Rp1,99 juta.

    Sepintas Xperia X8 menyerupai bentuk Xperia X10 mini. Namun, secara fisik lebih besar dengan prinsip ada harga ada rupa. Dengan harga lebih murah, terdapat beberapa kelebihan Xperia X10 mini yang tidak dipunyai X8. Misalnya, kamera yang lebih baik dengan 5MP (2560 x 1920 piksel), ketimbang kamera 3,15MP (2048 x 1536 piksel) milik Xperia X8.

    Selebihnya, kedua ponsel secara umum memiliki spesifikasi yang sama. Memiliki layar sentuh TFT kapasitif berukuran tiga inci, storage micro SD sebesar 2GB, dan kecepatan Internet 3G HSDPA serta akses Wi-Fi.

    Selain murah, didukung dengan sejumlah aplikasi social media yang up-to-date serta 100 ribu pilihan aplikasi gratis di Android Market, Xperia X8, yang tersedia dengan warna putih dan putih abu-abu, siap menantang dominasi BlackBerry dan iPhone di pasar smartphone Indonesia. (art)

    Berikut sekilas spesifikasi serta fitur Sony Ericsson Xperia X8:
    Sony Ericsson Xperia X8

    Dimensi dan berat 9,9 x 5,4 x 1,5 cm
    104 gram
    Layar TFT capacitive touchscreen, 16M colors
    Ukuran layar 320 x 480 piksel, 3 inci
    Memori 168 MB (RAM)
    128MB (storage internal)
    microSD, up to 16GB (kartu slot)
    Konektivitas 3G HSDPA
    Wi-Fi 802.11 b/g
    Bluetooth v2.1
    microUSB v2.0
    Kamera 3,15 MP, 2592 x 1944 piksel
    Video Ada, VGA @ 30fps
    OS Android OS v1.6 (Donut)
    Browser HTML
    Radio Stereo FM radio with RDS
    GPS Ada, A-GPS support
    Fitur Java
    MP3/WAV/eAAC+/WMA player
    MP4/H.263/H.264/WMV player
    TrackID music recognition
    Google Search, Maps, Gmail, Gtalk, YouTube™, Calendar
    Facebook™ App
    Twitter – Timescape™ integration
    MegaBass™
    PlayNow™
    Baterai Li-ion 1200 mAh
    5 jam 40 menit (talktime/3G)
    476 jam (stand-by/3G)

    Source article : http://teknologi.vivanews.com/news/read/183567-xperia-x8–ponsel-android-di-bawah-rp2-juta

  • Nokia C7 Lebih Menarik dari N8

    Meski lebih murah dan lebih menarik dibanding seri N8, harga Nokia C7 relatif mahal.

    Nokia mulai memasarkan handset C7, smartphone kedua mereka yang menggunakan sistem operasi Symbian 3 di pasar Inggris. Dilepas di kisaran harga 335 euro, atau sekitar Rp4,1 juta, ponsel ini sedikit lebih murah dibanding N8 yang dijual di kisaran harga Rp4,95 juta.

    Walau lebih murah, Nokia C7 mengalahkan N8 dalam beberapa aspek. Sebagai contoh, C7 lebih tipis dan ringan. Layarnya menggunakan jenis AMOLED, sementara N8 hanya menggunakan layar sentuh biasa, meski kedua layar berukuran 3,5 inci tersebut memiliki resolusi 640×360 piksel.

    N8 hadir dengan kapasitas simpan yang lebih lega yakni 16GB dibanding C7 yang hanya 8GB. Dari sisi kamera, N8 punya 12 megapiksel, sementara C7 ‘cuma’ 8 megapiksel. “Meski demikian, dari sisi desain, C7 sedikit lebih menarik dibanding N8,” kata Geoff Blaber, analis dari CCS Insight, seperti dikutip PC Advisor, 13 Oktober 2010.

    Akan tetapi, dengan kisaran harga tersebut, C7 disebut masih cukup mahal, sementara N8 akan menghadapi persaingan yang berat dari iPhone 4. “Belum lagi smartphone lain yang menggunakan Android,” kata Blaber. “Kemiripan antara C7 dan N8 juga akan membuat salah satu produk ‘mengkanibal’ penjualan model lainnya.”

    Nokia butuh waktu lama untuk mengembangkan ponsel berbasis Symbian 3 mereka. Akan tetapi, C7 berhasil dipasarkan jauh lebih cepat dibanding deadline awal Nokia (yakni di akhir tahun) saat mereka mengumumkan pertamakali soal C7, September lalu.

    “Keberhasilan Nokia mengatasi banyak bug pada Symbian 3 akan membantu mereka dalam memasarkan ponsel,” kata Blaber. “Strategi perusahaan itu yang kini meluncurkan model ponsel lebih sedikit dibanding sebelumnya juga akan memudahkan mereka menghasilkan produk lebih cepat,” ucapnya.

    Sebagai informasi, Nokia masih punya dua ponsel berbasis Symbian 3 lainnya yang akan dihadirkan sebelum akhir tahun. Keduanya adalah E7 yang ditujukan untuk segmen enterprise, dan C6-01 yang akan menjadi smartphone termurah di antara keempat saudaranya yakni seharga Rp3,2 jutaan

    Source vivanews.com

  • Ponsel Motorola Defy Android yang Tahan Banting

    Ponsel Motorola Android coba tampil beda dari smartphone Android kebanyakan. Motorola Defy ini didesain tahan banting, dengan layar anti gores dan mampu bertahan meski terkontaminasi air maupun debu.

    Menurut klaim Motorola, Defy didesain untuk menghadapi berbagai situasi tak terduga. Ponsel ini cukup kuat walaupun terjatuh atau terkena hujan.

    Di samping tahan banting, ponsel layar sentuh tersebut punya jeroan cukup bagus meski tidak istimewa. Ada kamera 5 megapixel dengan flash dan auto focus, layar WXGA 3,7 Inch serta teknologi crystal talk yang diklaim mampu membuat suara saat menelepon lebih jernih.

    Dibenamkan pula kapabilitas DNLA (Digital Living Network Alliance). Kapabilitas ini memungkinkan ponsel berbagi konten dengan perangkat lain yang kompatibel, misalnya konsol game, PC, atau HDTV.

    Seperti dilansir InformationWeek, promosi Defy juga tidak main-main. Ponsel yang akan dibundling operator T-Mobile di Amerika Serikat itu bakal dirilis dalam acara bincang-bincang televisi terkenal, The Oprah Winfrey Show.

    Sebagai ponsel Android, Motorola Defy menyajikan layanan lengkap Google, dari Gmail, Google Maps, YouTube, Google Search dan aplikasi lainnya. Sayang belum disebut versi Android yang dijalankannya, namun diduga kuat Defy memakai Android 2.1 atau Eclair.

    Motorola Defy mengandalkan user interface andalan Motorola selama ini, yaitu Motoblur. Belum diketahui apakah ponsel yang juga dilengkapi fitur keyboard Swype ini bakal mendarat di luar Amerika Serikat

  • Nokia release Nokia N8, Nokia C6, Nokia C7,dan Nokia E7

    Ajang Nokia World 2010 yang berlangsung di London, Inggris, menjadi tempat bagi Nokia untuk memperkenalkan amunisi baru. Nokia N8, Nokia C6, Nokia C7,dan Nokia E7 menjadi asa vendor asal Finlandia itu untuk mengangkat kembali derajat mereka di pasar ponsel dunia.

    Mungkin ini untuk terakhir kalinya Anssi tampil di ajang Nokia World. Sebab, seperti diberitakan sebelumnya, Anssi bakal hengkang dari Nokia dalam enam bulan ke depan.

    Amunisi anyar pertama adalah Nokia C6. Ini merupakan ponsel layar sentuh yang dilengkapi dengan Clear Black Display (CBD). Anssi mengklaim, warna hitam yang dihasilkan lebih hitam dari warna hitam, sehingga sangat membantu ketika digunakan saat cahaya matahari terik.

    Dikutip dari Slashgear, C6 sudah dibenamkan kamera 8 megapixel, mendukung webTV, serta dilengkapi dengan Nokia Navigation dengan turn-by-turn direction.

    Adapun ‘sang kakak’, yakni Nokia C7 hadir dengan tampilan lebih langsing. Nokia C7 dipercantik dengan layar selebar 3,5 inch, memori lebih besar ketimbang Nokia C6, dan dibungkus dengan chasing stainless steel.

    Harga Nokia C6 adalah 260 euro sedangkan Harga Nokia C7 adalah 335 euro. Hanya saja, kedua harga itu masih belum ditambah pajak dan baru akan dilepas ke pasar ponsel pada kuartal 4 2010.

    Kemudian ada Nokia N8. Ini merupakan seri ponsel hiburan jagoan Nokia. Kemampuan Nokia N8 langsung dapat terasa ketika melongok ke kamera yang terbenam di ponsel ini, yakni sudah berkekuatan 12 megapixel!

    Nama terakhir yang diperkenalkan Anssi adalah Nokia E7. Nokia sepertinya coba membangkitkan ‘roh’ communicator pada Nokia E7. Hal itu terlihat dari desain Nokia E7, yang meski sudah mengusung layar sentuh selebar 4 inch, namun tetap dikombinasikan dengan keyboard qwerty model panjang.

    Tak cukup bermain didesain, ponsel Nokia E7 dengan harga 495 euro (belum dengan pajak) ini juga sudah mengintegerasikan mail exchange, office document, dan akses ke Ovi. Bahkan Anssi sesumbar bahwa,  Nokia E7 merupakan smarphone bisnis terbaik saat ini.

    Well, kita tunggu saja bagaimana kiprah amunisi-amunisi baru Nokia ini. Apakah mampu berbicara banyak atau cuma menjadi produk pemanis di etalase toko-toko ponsel?

  • Pembekuan ijin penjualan Blackberry di Indonesia

    Gambar Blackberry BoldSeminggu terakhir, banyak media menyoal tentang pembekuan ijin penjualan BlackBerry di Indonesia. Isu ini merebak ketika RIM (Research In Motion) belum juga menyediakan layanan purna jual untuk konsumen Blackberry di Indonesia. Kabarnya, apabila hingga 15 Juli RIM tidak segera membuka layanan tersebut, maka Blackberry akan menjadi Ilegal. Isu inilah yang membuat saya mengurungkan niat membeli smartphone andalan tersebut 🙂

    BlackBerry adalah device smartphone yang diproduksi oleh vendor asal Kanada Research In Motion (RIM). Perangkat canggih ini memiliki layanan push e-mail, telepon selular, sms, faksimili Internet, menjelajah Internet dsb. Dengan fitur dan design yang menarik, banyak konsumen indonesia kepincut untuk segera membelinya, meski tidak ada yang memberikan garansi terhadap produk tersebut.

    Kenapa purna jual begitu penting (bagi saya)? Coba bayangkan ketika Blackberry yang Anda pakai sekarang bermasalah, Anda harus kemana? Atau ketika produk Blackberry mengalami cacat produk dan harus ditarik secara massal untuk diganti baru, konsumen Blackberry Indonesia tidak bisa mendapatkan fasilitas tersebut. Kenapa? Karena RIM tidak membuka layanan purna jual di Indonesia. Ketika Anda datang ke penjual Blackberry, mereka hanya berkelit ”kami hanya menjual, tidak memberikan layanan purna jual untuk Blackberry“.

    Pemerintah telah berusaha untuk melindungi hak konsumen tersebut dengan menelorkan Peraturan Menteri Perdagangan No 19/2009 tentang layanan purnajual meski baru efektif 26 Agustus 2009 (telat :p). Menurut hemat saya ketika telah diatur dalam Undang Undang, setiap pelanggaran adalah bisa dikategorikan sebagai pidana. Dan itu berarti setiap pelanggar akan berurusan dengan Polisi.

    Apabila hanya mengganti status menjadi produk ilegal, tidak akan menciutkan nyali importir blackberry untuk terus memasok smartphone ke konsumen Indonesia. Ujung2nya apabila terjadi masalah, konsumen sendiri yang dirugikan.

    Saran saya : Apabila Anda ingin membeli blackberry, tunggu sampai layanan purna jual RESMI buka di Indonesia (bukan garansi toko). Dan bagi yang sudah mempunyai Blackberry, semoga device smartphone Anda tidak bermasalah meski pembekuan ijin penjualan Blackberry di Indonesia mulai diberlakukan. 😀

    Artikel Pembekuan ijin penjualan Blackberry di Indonesia ini dipersembahkan oleh Yuswono WebId. Kunjungi

    Pusat Informasi Laptop Terlengkap
    untuk informasi seputar Laptop dan Komputer.