Home » Pribadi » Sariful.com : Kalau tidak Dibatalkan, Banyak warga yang Mati

Sariful.com : Kalau tidak Dibatalkan, Banyak warga yang Mati

Thursday, July 8th, 2010 | Pribadi

Ketika sedang pusing bikin program plus brosur, baca berita dulu di detik biar ga ketinggalan berita. tapi kaget juga plus esmosi baca berita tentang satpol PP yang akan dipersenjatai. saya baca berita yang berjudul “Prijanto: Kalau Itu Dibatalkan, Banyak Satpol PP yang Mati” maka saya akan balik pernyataan sang Wakil Gubernur tersebut dengan “Sariful.com : Kalau tidak Dibatalkan, Banyak warga yang Mati”.

Berikut kutifannya dari detik.com:

“Loh memangnya kenapa? Itu kan tidak mematikan, cuma gas, peluru hampa dan peluru karet. Kalau itu dibatalkan, banyak Satpol PP yang mati nantinya,” kata Prijanto.

Menurut dia, Satpol PP perlu dipersenjatai karena banyak kelompok yang tidak tertib dan melawan saat ditertibkan.

Prijanto menjelaskan Permendagri No 26/2010 tentang penggunaan senjata api bagi Satpol PP, standar senjata yang digunakan telah turun menjadi peluru karet/hampa/gas. Dulunya, Permendagri nomor 35/2003 boleh menggunakan peluru tajam.

“Misalnya, ada Satpol PP yang mau dibacok saat penertiban. Komandannya lihat. Nah, yang bacok ini perlu ditertibkan, perlu dilumpuhkan. Ya pakai senjata itu sehingga target bisa dilumpuhkan dan tidak mematikan,” papar Prijanto.

Pak Pejabat.. Warga Juga tidak Akan Main Bacok jika Satpol PP bisa Lebih Sabar dan Persuasif…

Bercermin dari kasus Tanjung Priuk, bagaimana Satpol PP dengan membabi buta tanpa Senjata API memukul dan sebagainya sehingga banyak warga yang jadi korban. Saya menyaksikan sendiri di televisi bagaimana warga sudah tidak berdaya di tendang kepalanya di hajar dengan pentungan dan di kroyok beramai-ramai… apakah gak ada jalan persuaif yang sebaiknya di dahulukan, jika gagal coba di ulangi kembali untuk mencari jalan tengahnya… Jangan Asal menggunakan “Senjata”, ketika itu Anggota Dewan yang terhormat (DPRD DKI) aza di serang… apalagi warga biasa….?

Jika Tetap diberlakukan juga, menurut saya akan terjadi perang Bambu Runcing kedua.. dimana warga hanya bisa melempar batu, bambu, kayu dan benda2 lainnya dengan tangan sedangkan Satpol PP dengan menggunakan senjata walaupun dengan peluru karet yang sakitnya tetap terasa sangat apalagi jika terkena mata.. bisa menembak dari jarak puluhan meter.. jika terdesak dan warga sudah mendekat maka Satpol PP akan Menggunakan Alat Penyetrum… Apakah ini yang di butuhkan satpol PP sehingga mudah dalam menggusur Warga ?

“Berfikirlah Dengan Jernih Wahai Para Pejabat..” Jika di berlakukan akan lebih banyak mudaratnya

Tags: , , , ,

Related Sariful.com : Kalau tidak Dibatalkan, Banyak warga yang Mati

Canon EOS 1000D, Kamera u

Lagi cari2 Camera Digital yang menggunakan Teropong Kaca Pembesar di depanya.. hehheehe,, buat

Make money with EasyAd

Make money from internet with EasyAd.us is a program of CPM (cost per

Setting Outlook Express

Ternyata teman saya masih banyak yang bingung untuk setting outlook Express danĀ  mungkin

UMR 2013 Kabupaten Bogor

Akhirnya tuntutan buruh di kabupaten bogor tentang UMR 2013 di setujui oleh bupati